Berita UtamaPemalang - Pekalongan

Ada 1.324 Anak Putus Sekolah di Kota Pekalongan, Pemkot Lakukan Langkah Strategis

×

Ada 1.324 Anak Putus Sekolah di Kota Pekalongan, Pemkot Lakukan Langkah Strategis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi anak putus sekolah. Foto : Inn Indonesia

“Selain itu kami juga punya Rencana Aksi Daerah atau RAD ATS yang saat ini masih dalam proses pembuatan, kemudian Peraturan Walikota terkait RAD penanganan anak tidak sekolah masih proses di bagian hukum bulan depan akan kita lakukan sosialisasi terhadap Perwal tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ayu menyebutkan perkembangan data ATS Kota Pekalongan pada tahun 2021 ada 11.680 anak setelah dilakukan verifikasi dan validasi pada tahun 2022 ada 1.743 anak, tahun 2023 ada 909 anak.

Pada Januari 2024 data ATS optimis sejumlah 862 ATS ditambah dengan Data Pokok Kependidikan (Dapodik) dari Kemendikbud-Ristek tahun 2024 sejumlah 1.739 sehingga jumlah ATS ada 2.601 anak, setelah dilakukan verifikasi dan validasi ATS per 28 Agustus 2024 sebanyak 1.324 anak, sebagian dari mereka bersekolah di kota lain, meninggal dan tidak ketemu.

Lebih lanjut, Bappeda berharap semua sektor bisa berkolaborasi bersama secara maksimal khususnya kecamatan dan kelurahan, sehingga ATS dapat tertangani dengan baik dan masyarakat yang memiliki anggota keluarga putus sekolah diharapkan memberikan dukungan penuh untuk kembali sekolah, sebab Pemerintah Kota Pekalongan telah menyediakan sekolah kesetaraan tanpa dipungut biaya (gratis) yaitu SKB.

Seperti diketahui, anak putus sekolah merupakan salah satu kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat. Anak putus sekolah memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kemiskinan, pengangguran, dan berbagai masalah sosial lainnya.
(BBM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses